Kali ini ... kita bahas mengenai Operet "Kasih" yang telah terselenggara pada tanggal 23 November 2008. Ada beberapa hal yang harus diluruskan karena ada banyak keterbatasan yang pada akhirnya menimbulkan masalah.
Ide untuk mengulang kembali pertunjukkan "Kasih" sudah sejak 2 tahun lalu. Adapun atas prakarsa Ibu Lies Koesbiono, pimpinan Yayasan Siswa Terpadu yang prihatin atas kepedulian anak bangsa untuk melestarikan alam lingkungannya, tergerak hati untuk menyelenggarakan operet ini kembali.
Pada tahun 1991 operet ini pernah sukses diselenggarakan sebanyak 7 kali di Balai Sidang Senayan, Jakarta (sekarang JCC) dan 3 kali di Go Skate, Surabaya. Namun ... ternyata ... apa yang kita cita-citakan sangat sulit untuk terlaksana. Baik melalui event organizer ataupun atas swadaya sendiri. Maklum ... kondisi sekarang sangat berbeda dengan dahulu.
Maka ... akhirnya Ibu Lies menggandeng pihak KLH yang dinilai berkompeten pada pemeliharaan lingkungan hidup. Pihak KLH menyambut baik dengan turut menyelenggarakan acara Cerdas cermat dan lomba gambar/mewarnai dan Sanggar ThinkerBelle & Yayasan Siswa Terpadu turut ambil bagian sebagai pengisi acara dengan menampilkan Operet "Kasih".
Perlu diketahui ... di saat krisis global, tentunya dana yang adapun sangat terbatas. Sehingga biaya operasional pertunjukkanpun harus dipangkas. Pihak ThinkerBelle hanya berhubungan dengan pihak Yayasan Siswa Terpadu sehingga kita tidak ada sangkut pautnya dengan pihak KLH. Tapi kami tahu bahwa pihak KLH sudah sangat membantu dengan memberi kesempatan agar Sanggar kita bisa tampil.
Dari mana kita bisa menutupi kekurangan dananya?? Awalnya, management bermaksud untuk mengurangi jumlah pengisi acara yang rencananya melibatkan 150 anak & remaja begitu juga dengan koreografi. Tapi ... akhirnya diputuskan acara tetap berjalan, karena dari pihak KLH memberikan 120 kursi yang rencananya akan dijual untuk penonton, yang harus dicari/dikelola sendiri oleh pihak Sanggar ThinkerBelle. Dan Sanggar ThinkerBellepun akhirnya tetap melibatkan 120 anak & remaja dengan harapan ke 120 kursi itu bisa menutupi kekurangan biaya operasional dengan adanya donatur dari Sanggar ThinkerBelle.
Namun apa mau dikata, seperti biasa ... dalam hal dukungan dana untuk sekedar menonton anaknya manggung ... sudah sangat sulit. Sehingga kursi yang terjual hanya 25%. Sisa 75%nya ternyata diisi oleh orang tua murid juga yang masuk ditengah acara. Dan itu menimbulkan masalah.
Untuk itu ... atas keteledoran ini kami mohon maaf apabila ada orang tua yang telah menjadi donatur merasa kecewa atas kejadian tersebut.
Sekali lagi ... kami atas nama management ThinkerBelle mohon maaf yang sebesar-besarnya apabila dalam pertunjukkan Kasih memiliki banyak kekurangan (terutama dalam hal dana). Terima kasih atas perhatiannya.
Operet - Modern Dance - Modelling - Penari latar anak dan remaja - Children Choir etc
Tuesday, December 30, 2008
Wednesday, November 19, 2008
AKTIVITAS BULAN NOVEMBER'08
Sanggar ThinkerBelle bekerja sama dengan Yayasan Siswa Terpadu dan Kementrian Lingkungan Hidup menyelenggarakan Pentas "Cinta Puspa dan Satwa". Acara ini diadakan dengan tujuan mendidik anak agar sejak dini sudah mencintai lingkungan sekitar. Mencintai tanaman dan satwa dilingkungan rumah adalah titik awal untuk berbuat yang lebih besar lagi.
Seperti kita ketahui bahwa makin lama alam kita makin tidak karuan. Pencakar langit dibangun dimana-mana, tanpa menyadari permukaan tanah mulai turun. Akibatnya ... walau baru hujan sebentar ... banjir sudah terjadi dimana-mana,
Untuk itu, Yayasan Siswa Terpadu menggandeng Sanggar ThinkerBelle yang anggotanya terdiri dari anak-anak dan remaja, mengajak teman-teman untuk menyaksikan Operet ini. Nilai tambahnya untuk anak-anak Sanggar ThinkerBelle adalah rasa berbagi dengan teman-teman yang memiliki kekurangan dalam jasmani.
Saat pertama berlatih dengan anak yang tidak bisa melihat (buta), tak punya kaki, tak bisa mendengar, anak-anak ThinkerBelle merasa sedikit asing, namun lama-kelamaan ... mereka sadar bahwa mereka telah diberikan karunia yang besar oleh Tuhan dibanding teman-temannya yang kurang beruntung. Dengan memiliki teman yang memiliki keterbatasan, mereka sangat antusias bertanya ini dan itu ... dan akhirnya batasan itupun hilang dengan sendirinya. Ingat kan ... dimata Tuhan, kita semua adalah sama.
Dengan diselenggarakannya operet "Cinta Puspa dan Satwa" anak-anak ThinkerBelle telah mempelajari banyak hal, termasuk saling berbagi dengan teman-teman yang lain.
Selain itu ... pada bulan ini, tepatnya tanggal 16 Nov '08, kita diberi kepercayaan untuk menjadi penari latarnya Sinden Tosca yang lagunya lagi ngetop-ngetopnya "Kepompong" pada acara "BRI dihati" di TransTv.
Subscribe to:
Posts (Atom)